Telaah buku 1 tahun 2019 LPP Sinode telah dilaksanakan pada Jumat, 5 April 2019 bertempat di LPPS Yogyakarta. Menelaah buku berjudul “Pelintiran Kebencian, Rekayasa Ketersinggungan Agama dan Ancamannya bagi Demokrasi” Hadir 12 peserta dari GKJ dan GKI Jawa Tengah.
Gereja hadir dalam ruang yang tidak hampa. Gereja hadir di ruang publik dan menjadi bagian dari ruang publik yang konkret, yang kadang penuh derita dan air mata. Itu berarti gereja harus siap berpartisipasi dalam suka duka masyarakatnya, sebab kehidupan masyarakatnya – dalam bahasa Ibu Teresa – adalah representasi dari Yesus itu sendiri.
Di ruang publik itu, gereja hadir membawa damai sejahtera bagi semua, dengan menghadirkan diri menjadi komunitas yang bersahabat khususnya dengan mereka yang terpinggirkan dan lemah yang kerap menjadi musuh bersama para pelaku pelintiran kebencian. Jejaring yang dimiliki gereja perlu terus diasah dan dibangun untuk menyuarakan suara kritis. Sebagai sahabat, gereja tidak boleh diam menyaksikan hancurnya komunitas karena pelintiran kebencian. Sebab, seperti yang dikatakan penyair Jerman Heinrich Heine, genosida selalu didahului oleh pembungkaman, pembakaran buku akan berujung pada pembakaran manusia.

Salam dari LPP Sinode.