Dewasa ini, cara baru berpikir yang sangat dibutuhkan adalah berpikir kritis. Cara berpikir ini bahkan menjadi kebutuhan mendasar dalam menghadapi situasi global yang sarat dengan kompleksitas dan perubahan yang begitu cepat di era digital ini. Dalam situasi demikian, seorang yang mampu bertahan hidup adalah yang mampu memilah-milah mana yang baik atau tidak baik, diantara sekian kenyataan yang dihadapkan padanya. Sebaliknya, mereka yang tidak bersikap selektif akan hanyut di tengah perubahan dan menjadi objek di dalamnya. Dengan demikian berpikir kritis merupakan kecakapan hidup yang membuat orang bisa mempertahankan eksistensinya secara langgeng di masa sekarang. Persoalannya adalah: di mana letak esensi dari berpikir kritis? Bagaimana mengembangkan pola pikir kritis di zaman sekarang? Hal-hal apa saja yang perlu diupayakan dalam menumbuh kembangkan berpikir kritis dalam diri kita? Standar-standar apa pula yang bisa kita gunakan untuk mengenali tingkat berpikir kritis kita? Bagaimana kiat menunjukkan pola pikir kritis dalam membaca dan menuliskan ide-ide kita agar mudah dipahami oleh orang lain? Melalui telaah buku “Berpikir Kritis, Kecakapan Hidup di Era Digital”, LPP Sinode mengundang jemaat untuk bersama-sama mencari jawaban dari semua pertanyaan tersebut di atas melalui telaah buku.

Acara ini akan dilaksanakan pada hari Jumat, 20 September 2019

Pukul 10.00 WIB – selesai bertempat di LPP Sinode

Kontribusi Peserta: Rp 150.000

Pendaftaran ditutup tanggal 15 September 2019