Home » buletin » Buletin LPP Sinode-Menjadi Relevan

Buletin LPP Sinode-Menjadi Relevan

Sahabat LPP Sinode GKJ-GKI SW Jawa Tengah,

Kehidupan terus berjalan. Perjalanan itu dimulai dari masa lalu, berada di saat ini dan selanjutnya akan memasuki masa yang akan datang. Dalam perjalanan itu terjadi berbagai perjumpaan.Perjumpaan yang di dalamnya terdapat interaksi yang saling memberi dampak, bahkan mengubah. Itulah yang dialami Lembaga Pembinaan dan Pengaderan (LPP) Sinode GKJ-GKI SW Jateng dalam perjalanan pelayanannya. Lembaga ini telah hadir dan turut serta dalam pelayanan di Sinode GKJ-GKI SW Jawa Tengah dengan berbagai dinamikanya.

Di tahun 2011 ini, LPP Sinode GKJ-GKI SW Jateng genap berusia 43 tahun. Tepatnya tanggal 28 November 1968. Pdt. Em. Christ Hartono, seorang ahli sejarah gereja, pernah mengatakan bahwa dalam sejarah gereja di Indonesia tidak banyak lembaga kerjasama gerejawi yang bisa mencapai usia seperti ini. Bahkan di Indonesia, hanya LPP Sinode ini yang masih eksis. Bagi kami, pernyataan itu menggembirakan dan penting untuk direfleksikan bagi perjalanan LPP Sinode di masa-masa yang akan datang. Untuk itulah pada ulang tahun LPP Sinode ke-43 ini kami memilih tema: “Menjadi Relevan”.

Menjadi relevan adalah sebuah upaya menghayati perjalanan LPP Sinode dari masa dibentuknya, masa kini hingga kesiapannya menyambut pelayanan di masa yang akan datang. Tentu saja, penghayatan ini tidak dapat dilepaskan dari karya Roh Kudus. Di mana dalam terang Roh Kudus, gereja Tuhan dan lembaga-lembaga di dalamnya, mampu mengarungi perjalanan pelayanan. Roh Kudus itu pula yang akan memampukan LPP Sinode mewujudkan pelayanannya agar selalu relevan dengan konteksnya.

Dalam rangka menyongsong tema HUT LPP Sinode ke-43 ini pula, buletin LPPS edisi 34 mengangkat tema-tema yang berkaitan dengan keinginan kami untuk terus menjadi relevan.

Melalui tulisan Prof. Janianton Damanik dan Prof. J.B. Banawiratma, sahabat LPP Sinode akan menemukan bagaimana kita sebagai gereja dapat berkarya secara relevan di Indonesia ini. Tidak ada jalan lain, kecuali dengan mengaktualkan nilai-nilai Pancasila dalam hidup kita sebagai orang-orang Kristen.

Sahabat LPP Sinode juga dapat belajar bagaimana menjadi relevan melalui telaah buku yang telah kami lakukan. Salah satunya berjudul: “GEREJA YANG HIDUP: IDE-IDE SEGAR MENJADIKAN IBADAH LEBIH INDAH” tulisan David Ray yang telah ditelaah oleh Pdt. Darsono Eko Noegroho. Melalui karyanya itu David Ray berbagi pengalaman bagaimana membuat ibadah menjadi segar sekalipun jemaat yang dilayani berjumlah kurang dari 100 orang.

Buletin ini juga menampilkan berbagai karya pelayanan LPP Sinode selama tahun 2011. Di dalam jejak karya pelayanan itu terlihat keinginan LPP Sinode untuk menjadi lembaga relevan. Sahabat LPP Sinode dapat memerhatikan hal itu melalui info buletin LPP Sinode tahun 2011.

Selanjutnya, kami menampilkan sosok dua teman kami di LPP Sinode yang puma tugas: Pdt. Widi Artanto dan Bapak Erastus Aji Wandono. Penampilan dua teman kami ini kiranya dapat dilihat sebagai tanda penghormatan dan cinta kami kepada mereka berdua.

Pdt. Widi Artanto adalah Pendeta Pelaksana Pembinaan (PPP) LPP Sinode, yang telah melayani sejak tahun 1989. Pada tahun ini (tepatnya tanggal 1 Oktober 2011) usianya genap 60 tahun dan ia berhak memasuki masa emeritat. “Gelar” Pendeta Emeritus diberikan kepadanya pada tanggal 5 Oktober 2011 dalam ibadah di GKI Wongsodirjan. Selama pelayanannya Pak Widi selalu menyuarakan kerinduannya agar gereja menjadi gereja yang misioner. Melalui buletin ini kita mengucapkan selamat memasuki masa emeritat untuk Pdt. Em. Widi Artanto. Terimakasih atas pelayanannya di LPP Sinode selama ini.

Bapak Erastus Aji Wandono adalah pengemudi di LPP Sinode. Beliau telah berkarya selama lebih dari 20 tahun. Sebuah waktu yang lama telah kami lalui bersama dengannya. Pada tanggal 2 Oktober 2011 yang lalu, is mencapai usia pensiun sebagai karyawan LPP Sinode. Sekarang ia masih bersama karena diperpanjang selama 1 (satu) tahun masa kerjanya. Melalui buletin ini pula kita mengucapkan selamat purna tugas sekaligus selamat bertugas kembali. Semoga tawa canda kita makin terdengar membahana di tahun mendatang.

Di bagian akhir, seperti biasa, bahan Pemahaman Alkitab kami haturkan. Semoga memberi inspirasi bagi karya pelayanan kita, khususnya di bidang PA.

Sahabat LPP Sinode, dengan terbitnya buletin ini, kami mengucapkan selamat membaca dan kiranya buletin ini bermanfaat bagi kita semua.

Salam kami,

Redaktur Pelaksana:                        Pdt. Addi Soselia Patriabara

Pdt. Darsono Eko Noegroho          Pdt. Wisnu Sapto Nugroho